Tayang Per 30 Juni 2014
Slider 1 mini Slider 2 mini

Selasa, 09 Desember 2014

Polrestabes Bandung Tangkap Pelaku Curanmor Di Tempat Kost

Kategori:

Bandung, Warta POLISI - Jajaran Satreskrim unit Ranmor Polrestabes Bandung berhasil mengungkap kasus pencurian satu unit mobil yang dilakukan oleh seorang anak kos. Selain mobil, tersangka berinisial HW alias R (28) juga berhasil membawa kabur  kunci dan surat-surat kendaraan.


Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Angesta Romano Yoyol mengatakan, kasus tersebut berawal dari laporan pemilik tempat kos di Jalan Citarum, Dewi MW (77), yang kehilangan mobil Toyota Soluna beserta kunci duplikat dan surat-surat kendaraannya.


"Kami langsung melakukan penyelidikan dan ternyata pelaku ternyata anak kosnya sendiri. R. Pelaku juga telah menjual mobil itu di daerah Jatinangor dengan harga normal karena kunci, STNK, dan BPKB-nya lengkap," kata Yoyol didampingi Kasat Reskrim AKBP M. Ngajib di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Senin (8/12).


Tanpa buang waktu, polisi langsung menangkap tersangka yang telah berpindah kos ke Jatinangor, Sumedang sejak aksi pencuriannya tersebut. "Dari penuturan korban, pelaku mencuri mobil dan surat-suratnya, saat korban sedang bepergian," ungkap Yoyol lagi.


Sementara itu, kepada wartawan pelaku mengaku nekat melakukan aksinya lantaran tergiur dengan kunci mobil yang ditinggal oleh pemilik kos di atas meja makan. Melihat situasi aman, tersangka pun langsung mencuri kunci serep beserta surat-surat kendaraan tersebut.


"Waktu mau kost di saya mengaku mahasiswa S2 ITB padahal saya ini sebenarnya jual-beli  HP aja. Uang hasil curi mobil saya pakai buat pindah kos dan kehidupan sehari-hari," tuturnya sembari tertunduk.


Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 363 KUHPidana mengenai pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Lanie)

Posted By bandungwebs12/09/2014 11:22:00 AM

Polsekta Lengkong Sita Ratusan Miras Di Empat Titik

Kategori:

Bandung, Warta POLISI - Jajaran Polsekta Lengkong merazia penjual minuman keras dan tuak di wilayahnya, Sabtu (6/12) malam. Dalam razia yangdigelar di empat titik tersebut, petugas berhasil menyita sedikitnya 500 botol minuman keras (miras) dan empat jeriken berisi 50 liter tuak. Namun begitu para penjual miras tidak ditahan hanya  didata dan dikenakan tindak pidana ringan.


Kapolsek Lengkong Kompol Jaya Hardianto mengatakan, razia dilakukan lantaran maraknya penjualan miras ilegal yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.


"Razia ini kami gelar sesuai dengan instruksi Kapolrestabes untuk melakukan razia terhadap penjualan miras ilegal yang berpotensi menelan korban jiwa," kata Jaya didampingi Kanit Reskrim AKP Sunarya Ishack baru-baru ini.


Menurut Jaya, miras dan tuak itu disita dari enam penjual di wilayah Lengkong, yaitu toko jamu milik Eri di Jalan Cijagra, Rijal di Jalan Cikawao, Andi di Jalan Lodaya, Roy di Jalan Gatot Subroto, Chanda di Jalan Buahbatu dan Syahril di Jalan Laswi.


Jaya menuturkan, miras botolan yang disita itu dari berbagai merek dan jenis, seperti cap Orang Tua, Intisari, Anggur Putih dan Anggur Merah. Selain itu ada juga jerigen berisi miras oplosan jenis tuak.

Ia juga menegaskan akan terus rutin memberantas peredaran miras bekerjasama dengan Satpol PP Kota Bandung. Operasi gabungan itu untuk merazia dan menindak penjual bebas miras di lokasi yang tidak semestinya.


"Penyuluhan melalui Bhabinkamtibmas akan bahayanya miras oplosan juga akan kita intensifkan, selain itu  razia miras ini pun bertujuan meningkatkan situasi kamtibmas yang kondusif serta menekan angka kriminalitas,"tandas Jaya. (Lanie)

Posted By bandungwebs12/09/2014 11:18:00 AM

Kasat Intel Polrestabes Bandung dapat penghargaan

Kategori:

Bandung, Warta POLISI - Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol memberikan penghargaan kepada  Kasat Intel AKBP Fahmi Cipta Dewantara dan 20 anggotanya.


Penghargaan diberikan karena jajaran Sat Intel Polrestabes Bandung, dibawah pimpinak AKBP Fahmi berhasil mengungkap kasus perusakan pos pengamanan Gedung Sate beberapa waktu lalu. Berkat kejelian mereka, empat pelaku perusakan pos pengamanan Gedung Sate bisa diamankan hanya dalam waktu satu minggu.


Para berandalan bermotor pelaku penyerangan pos kemanan Gedung Sate pada  Rabu (3/12) masing-masing  K (15), JA (18), DS alias Onyon (18), dan Ra alias Gaga (17) tanpa perlawanan. Kasus ini bisa terungkap dalam kurun waktu lima hari berawal dari sejumlah barang bukti dan petunjuk pada CCTV yang berada di lingkungan Gedung Sate. (Lanie)

Posted By bandungwebs12/09/2014 11:11:00 AM