Gedung Sate | Wisata Budaya Kebanggaan Warga Jawa Barat

Sejarah berdirinya gedung sate dimulai ketika seorang belanda bernama J. Gerber mengarsiteki bangunan tersebut pada tahun 1920. Dibutuhkan waktu sekitar 4 tahun untuk menyelesaikan pembangunan gedung sate. Dalam pembangunan gedung sate menggunakan sekitar 2000 pekerja dengan 150 diantaranya adalah para pemahat.

Savoy Homann

Pendahulu hotel ini yaitu Hotel Homann, punya keluarga Homann, yang di kenal bakal sajian rijsttafel buatan Ibu Homann yang lezat. Pada th. 1939, bangunan yang saat ini dirancang dengan design gelombang samudera bergaya art deco karya Albert Aalbers. Untuk menyatakan kebesarannya, kata " Savoy " ditambahkan, yang ditambahkan pada th. 1940 serta terus sekian sampai th. 1980-an.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 21 Mei 2015

Kota Bandung Harus Miliki 137 Traffic Light dan 150 CCTV

BANDUNG - Kepala Seksi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bandung, Yudiana, mengemukakan bahwa sebagian besar traffic light di Kota Bandung pada umumnya memiliki usia peralatan yang sudah tua. Menurutnya, traffic light di Bandung sudah dibangun sejak tahun 1996 dan ada beberapa yang sudah mengalami kerusakan.

Namun begitu, dari tahun ke tahun Dishub Kota Bandung terus memperbaiki fasilitas yang rusak tersebut. Baru sekitar 30% sampai 40% fasilitas rusak tersbut diganti dengan yang baru sedangkan sisanya masih menggunakan peralatan lama.

"Tiga tahun kebelakang ini, Bandung melaksanakan upgrade service bertahap untuk perbaikan traffic light. Semuanya itu ada bantuan dari APBN dan APBD yang nantinya akan dilaksanakan oleh Dishub," ujar Yudiana saat Bandung Menjawab di ruang media, Balaikota Bandung, Kamis (21/5).

Ada beberapa titik di Bandung yang melakukan upgrade service traffic light, kata Yudiana, titik itu meliputi sepanjang jalan Soekarno Hatta, dari mulai Cibereum ke Gedebage dan dari jalur tengah dari Ahmad Yani, Supratman sampai Cibereum. Sedangkan jalur utara akan berpusat di Cicaheum dan ia masih mengharapkan ada bantuan dari APBN untuk mendapatkan peralatan baru.
"Kawasan Jalan Riau juga yang sampai saat ini sedang dalam proses perbaikan trotoar, tak luput dari ini, untuk perbaikan traffic light nya,"imbuhnya.

Ia juga menambahkan bahwa idealnya di Kota Bandung memiliki 137 traffic light di persimpangan jalan.

Selain melaksanakan upgrade perbaikan dan perawatan traffic light, Yudiana juga akan mengganti lokasi yang awalnya menggunakan bantuan lampu pijar dan diganti dengan lampu LED. "Kita akan upayakan lampu pijar untuk bertahap digantikan dengan LED,"ungkapnya.

Untuk anggaran upgrade perbaikan dan perawatan traffic light serta pengadaan LED, Yudiana mengatakan bahwa di tahun ini ada alokasi sebesar 4 Milliar.


CCTV
Sementara itu, untuk dana pengadaan CCTV sendiri, dia menerangkan bahwa mendapatkan bantuan APBD sekitar 18 Milliar. Dana itu akan dianggarkan untuk pemasangan CCTV di 150 titik di kota Bandung.

Untuk proses lelang dari pengadaan 150 CCTV, kata Yudiana diharapkan agar bulan Juli sudah dimulai dan sekarang ini sudah mulai dalam tahap proses dokumentasi lelangnya.

Ia mengharapkan agar 150 CCTV bisa dipasang tahun ini, karena dengan jumlah sebanyak itu menurutnya bisa menjangkau di persimpangan jalan Kota Bandung. Yudiana juga rencannya akan memasang CCTC di beberapa lokasi seperti di shelter-shelter dan terminal.

"Itu sangat bisa membantu transportasi kenyamanan Kota Bandung dan kenyamanan para pengguna angkutan Kota Bandung. Sehingga bisa terpantau tindak kejahatan di Bandung," pungkasnya. (cev/bw)

RBM Kota Bandung Tingkatkan Pelayanan Disabilitas

RBM Kota Bandung Gelar Lokakarya Penguatan Aparat Kewilayahan
Dalam Peningkastan Layanan Bagi Penyandang Disabilitas

BANDUNG - Rehabilitas Bersumberdaya Masyarakat (RBM) Kota Bandung menggelar lokakarya penguatan aparat kewilayahan dalam meningkatkan pelayanan bagi penyandang disabilitas di Hotel Meize, Jalan Sumbawa, Kota Bandung, Kamis (21/05/15).

Lokakarya RBM yang dihadiri langsung ketua RBM Kota Bandung Atalia Ridwan Kamil, bertujuan mensosialisasikan program-program kemasyarakatan Kota Bandung ke masyarakat melalui para ketua cabang RBM yang ada kecamatan dan kelurahan.

Menurut Juju Juswana perwakilan dari RBM Kota Bandung, RBM selaku mitra Pemerintah Kota Bandung membantu pemerintah dalam melaksanakan kebijakan-kebijakan pemerintah dalam pembinaan penyandang disabilitas yaitu membangun masyarakat yang mandiri, berkualitas dan berdaya saing bagi penyandang disabilitas.

Lebih lanjut dikatakannya bantuan untuk penyandang disabilitas ini melalui infrastruktur dan fasilitasnya, pendidikan, kebudayaan, kesehatan, dan bantuan sosial sesuai dengan perda no.29 tahun 2002 tentang penyelenggaraaan dan penanganan kesejahteraan sosial dan perda no.06 tahun 2009 tentang pemberdayaan dan kesetaraan penyandang cacat di kota bandung.

"Sehingga semua komunitas disabilitas yang ada di Kota Bandung dapat bekerjasama dengan RBM dalam meningkatkan pelayanan yang menunjang kesempatan sekolah, bekerja, dan hak-hak lainnya" jelas Juju Juswana.
           
Lokakarya ini, menurut Juju bekerjasama dengan organisasi perlindungan anak, Save The Children. Salah satu materi dalam lokakarya membahas paradigma-paradigma salah tentang disabilitas dan melakukan upaya nyata dalam mengayomi para disabilitas agar mendapatkan hak yang sama dengan masyarakat lainnya dengan cara menerapkan pendidikan Inklusi bahwa setiap anak diakui dan dihargai perbedaannya baik didalam sekolah regular maupun sekolah lainnya. (cev)

Rabu, 20 Mei 2015

Pernak-pernik dan Produk Kreatif Khas Bandung segera hadir di Kota Seoul

Enam Point Penting disepakati dalam Letter Of Intent Antara Bandung Seoul

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menandatangani Letter of Intent dengan Pemerintah Kota Seoul. Penandatangan dilakukan oleh Wali kota Bandung M. Ridwan Kamil dan Wali Kota Seoul Park Won Soon di Korea Selatan (Korsel), Rabu (20/5). Bentuk kerja sama antara dua kota di Asia ini akan berfokus kepada enam hal.
           
Enam point penting yang menjadi tolak ukur kerjasama dalam Letter of Intent itu. Point kerja sama itu meliputi Urban Economy, Urban Planning, Urban Transport, E- Government, Culture dan Capacity Building.
           
Selain untuk memajukan kota secara bersama-sama, kerja sama ini juga merupakan sebuah itikad baik untuk menjalin hubungan persahabatan dan rasa saling pengertian di antara warga dari dua kota tersebut yakni Bandung dan Seoul.
           
Dalam bentuk kerja sama Urban Economy, kedua pemerintah ini akan berfokus pada pembangunan kota berbasis technopolis, sedangkan untuk Urban Planning akan menyoroti kepada permasalahan perbaikan kawasan kumuh dan perbaikan kawasan tepi sungai.
           
Untuk Urban Transport, Bandung dan Seoul akan bekerja sama dalam hal pembangunan sistem transportasi cerdas dan sistem transportasi publik. Bentuk informasi yang terintegrasi dan platform sistem manajemen digital merupakan bentuk kerja sama lainnya dalam bidang E-Government.
           
Sementara itu dalam bidang  Culture,  dua kota ini akan sama-sama saling mengisi dari setiap festival budaya yang akan dilaksanakan nantinya. Pertukaran program dan pelatihan dalam membangun kota pun akan mereka sepakati dalam bidang kerjasama Capacity Building.

Little Bandung di Hongdae, Seoul.
Selain menandatangani bentuk kerja sama Letter of Intent antara Bandung dan Seoul, Ridwan Kamil pun akan membuka Little Bandung di Kota Hongdae, Seoul, Korea Selatan.

Tempat tersebut merupakan perpaduan antara rumah makan dan pusat promosi Kota Bandung yang menyediakan pameran budaya, pernak-pernik khas Bandung, produk kreatif dan yang lainnya.

Little Bandung sendiri akan dibuka secara resmi pada bulan Oktober 2015, dan dibiayai oleh pengusaha Bandung bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata. (cev)

Yossi : Peringati Hari Kebangkitan Nasional Jangan Hanya Seremonial

BANDUNG - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-107 tingkat Kota Bandung dilaksanakan di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana No 2. Bandung, Rabu (20/5). Bertindak sebagai inspektur upacara Sekretaris Daerah kota Bandung Yossi Irianto.

Seusai peringatan, Sekda Kota Bandung mengingatkan bahwa perjuangan bangsa Indonesia belum berakhir dan sedang bergerak menuju Indonesia maju dan modern.

"Makna dari hari kebangkitan kebangkitan nasional tidak hanya secara seremonial tetapi lebih memaknai bahwa ada semangat yang menjadi cermin kita sebagai suri tauladan yang telah dilaksanakan dulu sejak zaman Dr Sutomo," Kata Yossi.

Peringatan hari kebangkitan nasional ini Yossi menilai hal tersebut sebagai momentum yang paling baik terutama untuk Bandung. Kebangkitan untuk Bandung seperti halnya menggelorakan Konferensi Asia Afrika yang telah memberikan inspirasi besar untuk kota Bandung.

Selain itu Sekda kota Bandung dalam sambutannya membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan salah satu prioritas utama program pembangunan pemerintahan Indonesia sekarang adalah pembangunan mental dan karakter bangsa. Pembangunan karakter tersebut tidak hanya di jajaran birokrasi pemerintah tetapi juga pada seluruh komponen masyarakat.

Pembangunan karakter yang disebut revolusi mental diharapkan akan menghasilkan sumber daya manusia Indonesia yang kreatif, inovatif, berdedikasi dan kerja kelas.

Dengan tagline pemerintahan Indonesia sekarang yakni bekerja bekerja dan bekerja Menkominfomengajak kepada semua kalangan baik tua ataupun generasi muda untuk bangkit dan melanjutkan perjuangan dengan torehan yang berbeda yaitu dengan kreatif, inisiatif dan bekerja keras.

"Mari kita sama sama dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional di level tingkat kota Bandung yang ke-107 ini saya mengajak semua kalangan mari kita sama sama bangkit dan bekerja keras memperjuangkan sesuatu yang lebih hak dengan pengertian perjuangan dalam memajukan kota Bandung," pungkasnya. (cev)