» » Heryawan Melepas 10 Penghafal Al-Quran

Bandung - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan melepas tim 10 orang yang terdiri dari penghafal Al-Quran atau Hafidz Quran serta guru. Para penghafal itu akan memperdalam cara menghapal Al Quran ke Mesir dan Gaza. Mereka menurut Heryawan, dapat disebut sebagai Duta Al Quran Jawa Barat yang kebetulan merupakan merupakan siswa dan guru Sekolah Daarul Quran. Delegasi tersebut, akan berangkat pada 2 Juli 2012 ke Mesir.

Kemudian, pada 5 Juli akan berangkat ke jalur Gaza, Palestina. ‘’Kegiatan semacam ini, tentu akan kami dukung. Kalau masyarakat Jabar “getol” membaca Al Quran insya Allah segala sumber penyakit social bisa ditekan bahkan hilang,’’ ujarnya.

“Minimal warga Jawa Barat membaca Al-Quran setiap hari. Insya Allah akan muncul keberkahan berupa ketenangan jiwa yang bermuara pada perbaikan kondisi ataupun masalah sosial. Apalagi sampai menghapalnya, seluruhnya kebahagaiaan akan diperoleh masyarakat Jabar. Apalagi, kalau disertai dengan kemampuan ilmu pengetahuan. Semua persoalan yang disebut dengan penyakit sosial seperti kenakalan remaja, narkoba, kekerasan, dan gank motor akan bisa dihindari,” ujar Heryawan usai menerima sekaligus melepas Delegasi di Gedung Negara Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata No.1 Kota Bandung, Rabu (27/6) pagi.

Lebih lanjut Heryawan akui memang, jaminan manusia untuk tidak berbuat salah tak ada. Tetapi, ketika orang dekat dengan Al Quran yang merupakan wahyu Allah SWT dan selalu sembah sujud pada Nya maka akan memiliki penjaga yang kuat untuk tidak melakukan penyimpangan. Sehingga atas dasar itu maka, dirinya sangat mendukung upaya semua pihak, khususnya didalam memasyarakatkan gerakan membaca Al Quran. “Pemerintah harus terus melindungi dan mendukung upaya untuk memajukan sekolah yang khusus mencetak hafiz ini. Bantuan yang bisa kami berikan misalnya membangun ruang kelas baru (RKB) bagi sekolah hafidz Quran,’’ imbuhnya.

Sementara menurut Direktur Pesantren Tahfidz Quran Internasional Bandung, Agus Sudjadmiko, dari 10 delegasi yang berangkat ke Mesir, dua orang sudah sampai di sana. Karena, mereka memperoleh beasiswa di Syria. Sedangkan sisanya, baru akan berangkat 2 Juli 2012 ini. Misi pertama duta quran tersebut adalah menerima undangan dari Daarul Quranul Karim Wassunnah di Gaza DR Abdurahman. Kedua, semua hafiz akan melakukan studi banding karena setiap tahunnya Mesir berhasil melahirkan 10.000 penghafal Al quran. Misi ketiga, untuk memperkenalkan kepada santri tentang sekolah bertaraf internasional yang berada dalam naungan Al quran.
Hosting Gratis

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama