» » Musim Kemarau Tak Akan Ganggu Jumlah Produksi Padi

Bandung - Merujuk kepada prediksi cuaca dari pihak BMKG, musim kemarau tahun ini diprediksi terjadi dalam rentang waktu April sampai Septermber. Merujuk kepada pengalaman-pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, musim kemarau berdampak pada k urangnya pasokan air sehingga berdampak pada terganggunya pencapaian produksi padi.

Untuk musim kemarau di tahun ini, diprediksi tidak akan menggangu jumlah produksI padi. Dengan prediksi tersebut, optimis pula target produksi padi di Jabar dapat mencapai 12,5 juta ton, ungkap Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Jabar, Endang Suhendar akhir pekan ini.

Endang,lebih lanjut memaparkan pihak Pemprov. Jabar melalui Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan untuk mengantisipasi dampak negative yang ditimbulkan akibat musim kemarau telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi.

Antisipasi sarana seperti giring-giring, agar tetap berfungsi khususnya ketika terjadi kekurangan air sudah bekerja sama dengan P3A mitra Cai. Untuk petani juga telah dilakukan sosialisasi atau himbauan yaitu petani diminta menanam varietas tanaman lain yang tahan dari kekurangan air.

Selain itu, petani juga diminta agar mempercepat proses penanaman ketika kondisi air sedang mencukupi. Kendati demikian, jika langkah ini ditempuh akan menimbulkan dampak tidak serempaknya proses panen.

Endang, dalam bagian lain keterangannya memaparkan ada hal yang menjadi alasan dapat tercapainya target produksi padi dalam tahun ini diantaranya pencapaian produksi padi yang sudah terealisasi dalam triwulan I dan II.

Berdasarkan hasil laporan yang masuk, dari target jumlah produksi padi di tahun ini sebesar 12,5 juta ton, realisasi di triwulan I mencapai 40% dan triwulan II 20%. Dengan demikian, realisasi pencapaian produksi padi dalam kurun waktu triwulan I dan II sudah mencapai 60% dari target. (LY/JBR)
Hosting Gratis

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama