» » DPRD Jabar Dorong Penambahan Anggaran Untuk Lumbung Pangan

Bandung - Kondisi eksisting saat ini, di Jabar masih ada ribuan desa yang masih dalam kondisi rawan pangan. Jumlah desa yang tercatat rawan setelah adanya fasilitasi bantuan dana melalui dukungan APBD Provinsi Jabar tahun 2012 masih tersisa sebanyak 1.350 desa. Oleh karenanya penambahan anggaran untuk lumbung pangan patut untuk terus didorong, papar Ketua Komisi B DPRD Jabar, Selly Andriani Gantina, Rabu (4/7).

Selly, lebih lanjut memaparkan di tahun 2012, fasilitasi lumbung pangan melalui dana yang bersumber dari APBD dialokasikan untuk 450 desa dari jumlah desa yang masuk dalam kategori rawan pangan sebanyak 1.800 desa. Dari besarannya yang baru mencapai Rp. 50 juta per desa, juga dinilai masih kecil karena idealnya harus mencapai Rp. 100 juta per desa.

Kendati demikian, untuk tahun 2012, jumlah dana untuk fasilitasi lumbung pangan mengalami kenaikan yang cukup siginikan karena besaran dana untuk lumbung pangan di tahun 2011 hanya mencapai Rp. 30 juta per gapoktan, bahkan di tahun-tahun sebelumnya hanya mencapai 10 juta per desa.

Idealnya, lumbung pangan yang dapat berfungsi di tiap desa untuk mengantisipasi rawan pangan mencapai 20 ton beras per lumbung pangan. Alokasi tersebut, jika dikorelasikan dengan besaran dana yang harus disiapkan sebesar Rp. 80 juta, jadi dengan dana yang disediakan sebesar Rp. 50 juta per desa baru mampu memfasilitasi desa untuk 10 ton beras.

Selly, dalam bagian lain keterangannya memaparkan untuk mendorong penambahan anggaran untuk lumbung pangan perlu disiapkan Peraturan Gubernur yang diantaranya memuat ketentuan tentang petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis. (Ly/Jbr)
Hosting Gratis

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama