» » Indonesia Power, Sayangkan Pencemaran Limbah Citarum

Kab. Bandung – PT. Indonesia Power anak perusahaan PLN yang mengoperasikan pembangkit listrik, menyayangkan pencemaran limbah ke sungai Citarum terutama yang dilakukan industri tekstil, khususnya di Majalaya Kabupaten Bandung.

Kepala Bidang Komunikasi Coorporate PT Indonesia Power, Lufti Hani mengatakan, dampak yang langsung dirasakan justur oleh penduduk sekitar.

"Bagi kami, mungkin dampaknya tidak secara langsung dirasakan, tapi bagi penduduk sekitar dampaknya langsung dirasakan, dengan berbagai penyakit kulit yang diderita akibat pencemaran limbah itu" ujar Lufti.

Menurut Lufti, secara langsung, pencemaran Citarum oleh limbah pabrik tekstil tidak banyak berpengaruh pada mesin turbin pembangkit.

"Masa kerja dari mesin turbin masih tetap terjaga hingga kini, tetapi sedikit banyak kualitas air seperti itu lama-lama akan berpengaruh juga pada turbin. Misalnya yang harusnya perawatan itu 1 tahun sekali, sekarang harus dua kali" ujar Lufti.

Lufti meminta, pemerintah tegas menindak pencemar lingkungan. Memang selama ini, pencemaran limbah ke Citarum paling besar dari rumah tangga, tapi kalau kualitas pencemaran, menurut Lufti, nampaknya lebih besar dari industri.

Kamis (28/6) lalu, Indonesia Power sebagai pengguna sungai Citarum untuk pembangkit, mengajak para wartawan untuk melihat pencemaran yang dilakukan industri di Majalaya. (Ly/Jbr)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama