» » Pencegahan HIV & AIDS Melibatkan Posyandu di Kota Bandung

Bandung - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung akan melibatkan Posyandu dalam berbagai kegiatan Warga Peduli AIDS (WPA) di Kota Bandung. Dengan mengintegrasikan kegiatan WPA ke dalam Posyandu, diharapkan upaya pencegahan dan penanggulangan HIV & AIDS di masyarakat dapat lebih optimal. 

Demikian terungkap dalam Pertemuan Integrasi Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS oleh Warga Peduli AIDS di Posyandu, yang berlangsung di Balai Kota Bandung.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung, Ny. Nani Dada Rosada dalam sambutannya mengatakan, perkembangan epidemi HIV & AIDS di Kota Bandung hampir menyentuh semua kelompok usia dan status sosial. Beberapa tahun terakhir ini temuan kasus HIV dan AIDS pada ibu rumah tangga meningkat. 

Nani mencontohkan, tahun 2011 tercatat ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV sebanyak 248 kasus di Kota Bandung. Sedangkan jumlah kasus pada anak-anak mencapai 75 kasus.

"Ini berarti mereka yang berperilaku risiko tinggi menularkan HIV kepada pasangannya, terutama kepada ibu rumah tangga. Jumlahnya cenderung meningkat," ungkapnya.

Nani juga menyambut gembira dengan aktifnya Forum WPA di 22 Kecamatan di Kota Bandung. Menurutnya, keberadaan WPA begitu penting terutama untuk membantu menciptakan sistem hubungan sosial yang memungkinkan masyarakat lebih peduli dan waspada terhadap perkembangan HIV & AIDS.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr . Ahyani Raksanagara , M.Kes. Menurutnya, rata– rata penemuan kasus baru  HIV pada Ibu Rumah Tangga di Kota Bandung sebesar 40 orang setiap tahunnya.    (ly)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama