» » Selama Ramadhan Pemkot Bandung Kehilangan PAD Rp2,5 M

Bandung - Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung dari sektor pariwisata dipastikan akan berkurang sebesar Rp2,5 miliar. Demikian dikemukakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Priana Wirasaputra.

Menurut Priana, kondisi ini terjadi karena adanya surat edaran soal penutupan tempat hiburan, seperti karaoke, klub malam, biliard, spa serta panti pijat selama bulan Ramadan yang jumlahnya mencapai 300 unit.

"Kehilangan PAD ini sangat dimaklumi karena dari 317 tempat hiburan yang ada 300 diantaranya harus tutup beroperasi, kita menghormati bulan Ramadhan ini," ujarnya.

Priana mengatakan, selama tempat-tempat hiburan tersebut tidak beroperasi, pihaknya memberikan pembinaan dan pengarahan kepada para pengelola maupun karyawannya.

"Kita lakukan pembinaan seperti masalah ketenagakerjaan, hukum maupun masalah agama yang berkaitan dengan masalah ini dan perpajakan," ucapnya.

Priana menegaskan, jika dalam pelaksanaan aturan tersebut kedapatan adanya tempat hiburan yang melanggar kesepakatan, pihaknya akan memberikan teguran hingga sanksi pencabutan izin operasi.

"Kita turunkan tim internal sebanyak 20 orang untuk memantau tempat-tempat hiburan, namun hingga saat ini belum ada laporan ada pengusaha tempat hiburan yang membandel," tuturnya.

Sesuai surat edaran, penutupan tempat hiburan dilakukan mulai H-1 puasa (20/07) hingga H+3 (23/08). (*)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama