» » Dua Bocah Adik-Kakak Hanyut Di Sungai Ciojar Cimanganten, Satu Selamat Dan Lainnya Tewas

Warga Berupaya Mencari Korban Hilang Astri.

GARUT - Dua orang bocah masing-masing, Astri (7) dan Ikang (9) anak pasangan Asep (50) dan Beti (47) warga Gang Slamet, Kampung, Nagara Tengah, Desa Cimanganten, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, hanyut terbawa  arus sungai Ciojar Cimanganten tak jauh dari tempat tinggalnya, Kamis 14 Maret 2013 sekitar pukul 16.00 Wib.

Ikang berhasil ditemukan warga dalam kondisi selamat setelah sebelumnya sempat hanyut, adapun Astri sang adik ditemukan di Kampung Maleer, Desa Banyuresmi, Kecamatan Banyuresmi Garut atau sekitar 7 KM dari lokasi jatuhnya kedua korban.

" Jadi Astri ditemukan sudah tak bernyawa, beruntung belum masuk ke daerah aliran sungai Cimanuk, sehingga jenazahnya dapat segera ditemukan, " ujar Kapolsek Tarogong, Kompol. Tinnie Supartini Wijaya, Kamis 14 Maret 2013 malam kepada wartawan.

Menurut Tinnie Upaya pencarian terkendala arus air yang deras dan cukup dalam sehingga para pencari sangat berhati-hati saat menuruni sungai yang hanya memiliki lebar 2 meter.

" Tapi alhamdulillah, upaya pencarian bisa berjalan lancar, " ungkapnya.

Sementara itu, ibunda Ikang dan almarhum Astri, Beti menyatakan bahwa kedua anaknya sebelum terjatuh sedang berjalan dipinggir sungai usai pulang sekolah agama di Madrasah di Desa Cimanganten.

" Jadi Astri terpeleset karena jalan licin, ditolong kakaknya, tapi malah keduanya kecebur kesungai, " ucapnya menirukan perkataan Ikang korban selamat.

Dirinya sangat sedih karena sebelum peristiwa tersebut terjadi tak memiliki pirasat buruk apapun, dia mengetahui peristiwa menimpa kedua anaknya tersebut dari suaminya Asep yang tak mampu menyelamatkan nyawa Astri.

" Saya sangat sedih, Astri anaknya baik dan periang tetapi harus berakhir seperti ini, " pungkasnya sambil menitikan air mata. (Tadik/WM)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama