» » Harga BBM Indonesia Termurah di Asia Tenggara

SUBANG - Dengan adanya pelatihan ini diharapkan bisa mendorong terciptanya penghematan energi oleh masyarakat. Diawali dengan penghematan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) oleh aparatur pemerintah. Karena saat ini khususnya di kawasan Asia Tenggara harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia termasuk yang murah. Karena masih disubsidi oleh pemerintah. Sedangkan ketersediaan minyak bumi merupakan sumber alam yang tidak terbarukan. Oleh karena itu diperlukan upaya penghematan penggunaannya. Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Subang dalam sambutannya pada pembukaan Diklat Tenaga Penyuluh Lapangan Pengendalian Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Aula Pemda Subang, (13/3).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Minyak dan Gas Bumi Cepu Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Penyuluhan melibatkan aparatur di lingkungan pemerintah Kab. Subang yang terdiri dari Kepala SKPD, Camat, Kepala Desa/Lurah dan aparatur lainnya.

Mengenai harga BBM di Indonesia dan negara lain di Asia Tenggara dibenarkan oleh salah seorang pemateri, Rusmiyati bahwa harga BBM di Indonesia termasuk yang murah. Sedangkan negara yang pedapatan per kapitanya dibawah Indonesia seperti Laos dan Kamboja tidak memberikan subsidi untuk BBM kepada rakyatnya.

Kemudian Rusmiyati menyampaikan materi mengenai proses pengolahan BBM dari kegiatan survai sampai produksi berbagai jenis BBM yang siap digunakan oleh konsumen.

Rusmiyati menyampaikan materi tentang Pengendalian Penggunaan BBM dan Penghematan Listrik yang dalam uraiannya Rusmiati menyebutkan konsumsi

Terbesar BBM di Indonesia ialah wilayah Jawa dan Bali sebesar 59,64% dan konsumsi jenis BBM terbesar secara nasional ialah jenis premium sebesar 61%. Adapun total kebutuhan subsidi BBM seluruh Indonesia pada tahun 2012 mencapai Rp 105 trilyun. Realisasi volume BBM bersubsidi setiap tahunnya selalu lebih besar dari APBN.

Sementara itu mengenai penghematan listrik yang disampaikan oleh Ahmad Nawawi, landasan hukum upaya tersebut ialah UU No, 30 tahun 2007 tentang Energi, UU No. tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, PP No. 14 tahun 2012 tentang Kegiatan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik, Inpres No. 13 taun 2011 tentang Penghematan Energi Air dan Permen ESDM No. 13 tahun 2012 tentang Penghematan Pemakaian Tenaga Listrik

Direalisasikan dengan pelaksanaan penghematan pemakaian listrik di bangunan/Gedung Negara BUMN BUMD dan Gedung BHMN dan Rumah Tinggal Pejabat. Selanjutnya penggunaan listrik penerangan jalan umum (PJU), lampu hias dan papan reklame. Secara resmi dicanangkan melalui Gerakan Nasional Penghematan Energ dan Air oleh Presiden RI pada 29 Mei 2012.

Ahmad Nawawi menyampaikan tentang penghematan penggunaan listrik dan kiat-kiat komunikasi dalam menyampaikan pesan hemat energi. Harapan dari kegiatan Pendidikan dan Pelatihan ini, kata Rusmiati ialah aparatur pemerintah dapat menyampaikan pesan penghematan energi kepada staf lain dibawahnya dan kepada masyarakat luas.(Teddy)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama