» » Wagub Jabar : Perlu Penataan Peringatan KAA

BANDUNG - Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) setiap tahun diperingati pada tanggal 18 April. Perhelatan sejarah tersebut, layak untuk terus diperingati khususnya oleh semua bangsa-bangsa di Asia Afrika.

Terkait dengan peringatan tahunan tersebut  yang rutin di Kota Bandung karena lokasi tempat deklarasi KAA di tahun 1955 bertempat di Gedung Merdeka  sudah saatnya pemerintah khususnya Pemerintah Daerah membuat penataan.

Hal demikian, ditegaskan Wagub Jabar, H. Dede Yusuf Macan Efendi dalam keterangannya kepada wartawan usai menghadiri diskusi public bertempat di Gedung Merdeka (19/4).

Wagub, lebih lanjut memaparkan dalam peringatan KAA disarankan ada konsep tematik kota. Untuk mewujudkan konsep tersebut bisa bekerja sama antara Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemenlu RI, Pemprov. Jabar dan Pemkot Bandung.

Melalui konsep tematik kota, bendera Negara-negara Asia Afrika yang selama ini dalam peringatan KAA difokuskan di kawasan Jalan Asia Afrika, bendera-bendera tersebut juga dapat dipajang di semua ruas jalan di Kota Bandung.

Untuk pengelolaan, berdasarkan keterangan dari Wakil Menteri Luar Negeri,  anggaran dialokasikan di pos  Sekretariat DPR RI, hal demikian untuk memudahkan pengelolaan. Kedepan, sebagai bahan masukan patut dipikirkan disimpan di pos anggaran di Kemenlu RI atau Pemerintah Daerah.

Jika alokasi anggaran diberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah, maka memungkinkan daerah mempunyai kewenangan untuk melakukan perbaikan-perbaikan di Gedung Merdeka diantaranya aspek fisik. Perbaikan tersebut, tentunya memberikan peluang perbaikan secara permanen.

Peringatan KAA yang kerap dilakukan setahun sekali, dari aspek kepentingan politik luar negeri mempunyai manfaat yang cukup besar. Melalui spirit Dasasila Bandung, ujar Wagub kerukunan antar bangsa dan saling menghargai masih tetap dapat diwujudkan.(LY/JBR)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama