» » Kementan Percepat Import Sapi


BANDUNG - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan)  berencana mempercepat realisasi import sapi bakalan menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2013.


 
Wakil Menteri Pertanian, Rusman Heryawan mengatakan, percepatan import sapi bakalan diperlukan untuk mengantisipasi melonjaknya harga daging sapi di pasaran menjelang momen Indul Fitri.
 
“Percepatan impor sapi bakalan tersebut sangat diperlukan, apalagi saat ini ada kecenderungan ada kenaikan harga daging sapi,” ujarnya.
 
Menurut Rusman, harga daging sapi sekarang di sejumlah pasar tradisional sudah mencapai Rp 85.000 hingga Rp 90.000 per kg.
 
“Kita khawatir harga daging itu bisa tembus Rp.100 ribu per kg.  Kita percepat realisasi impor sapi bakalan, sebelumnya pada triwulan 3, kita tarik jadi triwulan 2, sehingga ketika masuk triwulan 3 sapi bisa dipotong," tuturnya.

Rusman mengatakan, untuk melakukan import daging ini pihaknya telah memberi kesempatan kepada Bulog untuk melakukan impor sapi.

"Pemerintah sudah memberi kesempatan kepada Bulog untuk impor, besarannya tergantung Kementerian Perdagangan mau ngasih berapa.  Dengan diberikannya kesempatan tersebut nantinya Bulog akan ikut mengendalikan dan menjaga harga daging sapi di pasaran,” tuturnya.
 
Rusman menambahkan, impor yang dilakukan oleh Bulog tidak disubsidi oleh pemerintah,  sehingga nantinya Bulog akan menjual daging sapi kepada masyarakat secara komersial.
 
“Meski tidak di subsidi, harga yang ditetapkan Bulog untuk pelaksanaan operasi pasar, akan jauh lebih murah dari harga di pasaran,” pungkasnya. (LY/JBR)



Kirim Komentar :

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama