» » Masyarakat Desa Sukamaju Minta Aset Desa Dikembalikan



KUNINGAN -
Adanya beberapa aset desa yang berubah menjadi hak milik bahkan telah berubah berganti nama menjadi milik  perorangan kini mulai dipertanyakan keabsahannya oleh masyarakat  mengingat dalam salah satu peraturan daerah (Perda) nomer 20 tahun 2006 sudah jelaskan dengan gamblang.

Beberapa bidang tanah yang kini telah berganti nama menjadi hak milik mantan kepala desa Sukamaju dengan inisial DP periode tahun 1994 – 2002 yang kini menjabat salah satu Kasi di pemerintahan kecamatan Cibeureum, diantaranya memiliki tanah di blok Cangkuang dengan luas sekitar 2400 meter persegi, di blok Sekolah Dasar Negeri 2 Sukamaju sekitar 850 meter persegi dan blok makam/kuburan sekitar 480 meter persegi.

Kepala desa Sukamaju Dastam kepada Warta POLISI mengatakan bahwa aset-aset desa tersebut kini sudah ada yang berpindah tangan lagi ke masyarakat terutama yang di blok Cangkuang, ungkap Dastam.

Masih menurut Dastam, harapan kami dan masyarakat desa Sukamaju mengharapkan agar semua aset desa yang jatuh dan berubah nama menjadi atas nama perorangan agar segera dikembalikan seperti sedia kala, hal tersebut perlu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak kondusif di masyarakat, karena kami menghargai jasa-jasa beliau sebagai senior kami, kata Dastam.

Salah satu tokoh  masyarakat desa Sukamaju H. Oban ketika dikonfirmasi pihak Warta POLISI mengatakan "Kami dan masyarakat mengharapkan  kepada bapak DP agar segera mengembalikan aset tersebut yang bukan haknya kepada negara/desa karena hal tersebut tidak akan membawa manfaat dan berkah apalagi kalau sudah ada aturan dan payung hukumnya, jadi kami dan masyarakat pun tidak menginginkan permasalahan ini sampai berlarut-larut apalagi sampai ke meja hijau, ujar H. Oban.

 

Sementara itu mantan kepala desa Sukamaju periode tahun 1994- 2002 DP ketika ditemui disela-sela persiapan lomba desa beberapa waktu lalu mengatakan bahwa, "Saya akan membicarakan permasalahan ini dengan kepala desa Sukamaju setelah acara penilaian lomba desa selesai dilaksanakan, sehingga polemik ini bisa segera selesai dan ada solusi yang terbaik," ungkapnya. (WP)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama