» » Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Ribu Massa KAMMI Aksi Serentak di 33 Provinsi



BANDUNG -
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) hari ini, Senin (17/06/2013) melakukan aksi penolakan rencana pemerintah yang akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Diperkirakan ratusan ribu massa KAMMI di seluruh Indonesia akan turun ke jalan.
 
Targetnya adalah mengepung pusat pemerintahan di 33 provinsi."Kami turunkan semua kader KAMMI di seluruh Indonesia, bergabung bersama rakyat untuk melawan pemerintah yang tidak pro rakyat. Tolak kenaikan harga BBM," kata Ketua Umum PP KAMMI Andriyana, (17/06/2013)
 
Di Ibu Kota Jakarta, jelas Andriyana KAMMI menurunkan massanya di dua tempat, di depan Gedung DPR RI Senayan dan di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta. Sedangkan di daerah, massa KAMMI terkonsentrasi di pusat-pusat pemerintahan di Kantor DPRD dan Kantor Gubernur masing-masing daerah."Harga BBM naik, semua harga komoditi akan ikut naik. Rakyat makin tercekik. Tolak kenaikan harga BBM.
 
Kebijakan pemerintah yang akan menaikkan harga BBM subsidi adalah bukti  pemerintah tidak serius mencari solusi kebocoran anggaran negara."Kalau pemerintah serius, harusnya pemerintah melakukan nasionalisasi aset-aset negara dari asing, mencari energi alternatif, menaikkan pajak mobil pribadi dan menangkap para mafia minyak dan mafia pajak yang mengkorupsi pendapatan negara.
 
Di sisi lain,  bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) pun jelas karena diduga mengandung motif politik menjelang Pemilu 2014."Karena itu, dari Aceh sampai Papua, kader KAMMI serentak turun ke jalan untuk menolak kenaikan harga BBM subsidi," tandas Andriyana. (ly/jbr)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama