» » Kepala PN Subang Apresiasi Suasana Kondusif Subang

SUBANG - Ketua Pengadilan Subang SIgit Triono, SH sangat terkesan denga keakraban Jajaran Pimpinan Daerah yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Subang. Hal tersebut disampaikannya pada sambutannya ketika mengikuti Kegiatan Tarawih di Masjid Nurul Huda Dusun Gardu Desa Rancabango Kec. Patokbeusi Subang, Senin (15/7).

Sigit Triono, SH adalah Kepala Pengadilan Negeri Subang yang baru menjabat selama 2 bulan terakhir di Subang. Baginya banyak pelajaran penting yang diperlihatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang mengenai situasi daerah yang kondusif. Suasana kondusif kata Sigit perlu tetap dijaga dengan baik.

Selanjutnya disampaikan bahwa keberadaan Pengadilan lebih baik sebagai jalan terakhir dalam menyelesaikan perselisihan. Terlebih pada masalah perdata sebaiknya menggunakan jalur musyawarah, baik ditingkat desa atau kecamatan. "Pengadilan hanyalah jalan terakhir," ujarnya.

Khususnya dalam masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Subang yang puncaknya pada 8 September 2013 mendatang. Lebih baik mengoptimalkan lembaga-lembaga formal yang telah dibentuk. Diantaranya Panitia Pengawas Pemilu (Penwaslu). Sehingga terselenggara Pemilu Kepala Derah berjalan dengan baik.

Penyelenggara kegiatan tarawih keliling ialah Kec Patokbeusi, Kec Legonkulon, Kec Blanakan. Kec Pabuaran dan kec Ciasem.

Camat Patokbeusi dalam sambutannya menyampaikan tentang situasi dan kondisi Kecamatan Patokbeus yang dalam keadaan kondusif. Secara geografis, kata Dikdik wilayah Patokbeusi menjadi salah satu jalur alternatif arus mudik maupun arus balik. Untuk tahun ini wilayahnya dinilai telah siap menjadi jalur alternatif arus. Selanjutnya secara umum masyarakat Patokbeusi telah siap mengikuti proses Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Subang pad awaktu dekat ini.

Bupati Subang, Ojang Sohandi pada sambutannya atas nama Pemkab Subang menyampaikan pemohonan maaf kepada masyarakat atas banyaknya tugas pemerintah yang belum selesai dan masih banyak masyarakat belum terlayani dengan maskimal. Di masa depan pihaknya akan berusaha meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah.

Ojang kemudian menyampaikan pentingnya silaturahim. Romadhon dengan semangat ibadah.

Pada kesempatan ini Bupati Ojang menyerahkan bantuan berupa 2 buah karpet dan bantuan uang tunai Rp 10 juta kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Huda dan Bantuan kepada 15 orang kaum dhu'afa sebesar Rp 3 juta yang bersumber dari zakat profesi.

Sebelum shalat tarawih, disampaikan Tausiyah Ramadhan oleh KH. Asep Sobana yang memberikan keterangan tentang keutamaan silaturahim antara penyelenggara pemerintahan dengan masyarakat seperti dicontohkan oleh Sahabat Umar bin Khothob yang rajin turun ke bawah untuk mengetahui situasi masyarakat secara langsung.

Kemudian Ustadz Asep menyampaikan kepada jamaah supaya menjadikan seakan-akan tahun ini sebagai Ramadhan terakhir. "Sehingga melahirkan semangat sungguh-sungguh serius dalam beramal ibadah," katanya.

Ustadz Asep mengupamakan Bulan Ramadhan bagaikan pasar swalayan. Allah SWT menyediakan pahala kebaikan yang berlipat ganda' Merupakan suatu kerugian jika kita masuk ke pasar swalayan yang menyediakan barang yang serba ada tetapi hanya clingak-clinguk dan keluar tidak mendapatkan apa-apa. "Begitu pula betapa rugi jika selesai bulan Ramadhan kita tidak mendapatkan apa-apa," jelasnya. Maka manfaatkan Ramadhan dengan amal ibadah supaya di hari raya mendapat kemenangan.

Bertindak sebagai imam shalat tarawih ialah Ustadz Warsum dan bertindak sebagai Bilal Ustadz Asep.

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama