» » Wagub: Didikan Pesantren Harus Menolak Lifestyle Negatif



SUKABUMI -
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar,   mendorong siswa  pesantren untuk mempunyai jiwa entrepreneur serta  berperan aktif dalam pebangunan di Jawa Barat, "Pesantren memiliki bargaining position (posisi tawar) yang cukup tinggi bagi upaya penciptaan "masyarakat madani" secara keseluruhan," jelas Deddy Mizwar setelah  terawih di Pesantren Al. Masthuriyah, kabupaten Sukabumi, Selasa malam (16/7).

Kemajuan teknologi informasi yang sudah mengglobal sulit kita tolak dan  bendung,  oleh karena itu benteng yang paling utama adalah keimanan, dan ketaqwaan. Deddy yakin hasil pendidikan di pesantren akan memiliki keseimbangan serta dapat menolak lifestyle yang negatif, sebagaimana  kata bijak "Dengan pengetahuan hidup lebih mudah, dengan seni hidup lebih indah, dengan agama hidup menjadi lebih bermanfaat," papar Deddy.

Wagub  berharap dari pesantren ini akan lahir pemimpin yang berakhlaq mulia, amanah untuk memimpin bangsa Indonesia. "Dengan bermodalkan nilai historis dan kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan informal serta didukung oleh fungsi edukasi (tarbiyah) yang dimiliki pesantren, telah menempatkan lembaga sosial pesantren pada peran dan fungsi sentral sebagai agent of change (pembawa perubahan)," ungkapnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jabar senantiasa menempatkan pesantren sebagai mitra strategis dalam mewujudkan program pembangunan daerah untuk menciptakan masyarakat maju, sejahtera.

Deddy Mizwar menilai  pelaksanaan   safari Ramadhan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat positif. Salah satu diantaranya,  dijadwalkan  di Ponpes Al Masthuriyah jl. Raya Tipar Cisaat Cibolang Kaler Kabupaten Sukabumi ini.  "Kegiatan tarawih keliling ini dirasakan dapat  mempererat jalinan silaturahim dan kebersamaan serta  soliditas dengan masyarakat untuk saling bersinergi (ta'awun) sebagai modal sosial yang penting dalam keberlangsungan proses pembangunan daerah," jelasnya.

Pimpinan pondok Pesantren AL Masthuriyah  KH. Abdul AzIz Masthoro, berterima kasih karena pemerintah provinsi Jabar karena pesantren Almasthuriyah telah  mendapat  bantuan program untuk pesantren sebesar Rp 100 juta. Dirinya menyambut baik silaturahim yang dilaksanakan Wagub Jabar dan berharap kehadiran Wagub Jabar dan Bupati Sukabumi  Sukmawijaya, akan menambah perhatiannya terhadap pesantren.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala OPD Provinsi Jawa Barat. Bupati Sukabumi H. Sukmawijaya beserta jajarannya,Ketua DPRD Kab.Sukabumi, masyarakat, santri dan alumni pesantren Al Masthuriyah. (Ly/JBR)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama