» » RK : Disiplin Adalah Kebutuhan Bukan Paksaan

140129_Apel Penegakana Disiplin (203)_resize 
 BANDUNG - Disiplin pada hahekatnya adalah berfikir, bersikap dan bertingkah laku tertib. ketertiban merupakan merupakan dasar bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk menciptakan rasa aman, nyaman, tenteram. Ketertiban juga merupakan ciri dan dasar dari masyarakat yang modern dan maju.

Ditandai dengan pemakaian rompi warna merah menyala bertuliskan “PENEGAK DISIPLIN” kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Wali Kota Bandung, Mochamad Ridwan Kamil mencanangkan tahun 2014 sebagai tahun penegakan ketertiban dan disiplin.

kegiatan tersebut dilakukannya saat apel mulai bertugas yang dirangkaikan pencanangan tahun 2014 sebagai tahun peningkatan ketertiban dan disiplin di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, di Plaza Balai Kota Bandung, Jl. Wastukancana No. 2, Rabu (29/01/2014)

Dikatakan Ridwan, “Ketertiban dan disiplin mengandung arti turut pada norma hukum yang dibangun dari kesadaran diri bukan dari paksaan, ketentuan PNS diatur dengan peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 mengenai disiplin dan kode etik PNS yang hakekatnya menjamin ketertiban dan kepastian pelayanan pada masyarakat,”

Dicontohkannya, “Masih banyak yang melanggar aturan seperti anak-anak pakai motor tapi tidak punya sim, mengendarai motor di trotoar, buang sampah sembarangan, reklame banyak ilegal, jadi dari orang menengah bawah sampai menengah atas melanggar aturan, menurut saya ini bahaya besar, bahaya peradaban kalau kita tidak melakukan sesuatu Bandung ini akan menjadi negeri yang sakit, oleh karena itu harus bangkit lagi bandung harus sehat lagi,” katanya panjang lebar.

Ia meminta dukungan warga dalam penegakan kedisiplinan tersebut, “Permintaan saya sederhana, cuman dua kata, ikuti aturan.”

Selain menegakan aturan ke luar pemerintah kota, ia secara tegas akan memperbaiki diri dengan menegakan aturan di lingkungan PNS, “Di internal pemkot terdeteksi 12 pelanggaran, konon ada pungli, dan ini sedang disusun tim nya nanti oleh sekda dan jajaran, dan yang keluar juga sama, masalah pembeli di zona merah, sebenarnya sudah ada perdanya, kita hanya menegakkan sesuatu yang dulu tidak ditegakkan,”

Pemerintah menerapkan on line report yaitu jaringan laporan kehadiran PNS di setiap SKPD, yang intinya menjadi dasar pimpinan memberikan nilai kepada PNS yang unggul ataupun hukuman kepada PNS yang tidak tertib aturan, “mekanisme ini harus dibangun dari keteladanan pimpinan untuk dijadikan contoh,” pungkas Ridwan.

Ridwan beralasan pemilihan warna merah untuk rompi penegak disiplin dikarenakan merah merupakan simbol ketegasan dan keberanian dalam menegakan kedisiplinan. (LY)

Kirim Komentar :

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama