» » Kemendikbud Dukung KAA 2015 Melalui Kegiatan Menuju WCF II Tahun 2016

JAKARTA - Pada tahun ini, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan turut mendukung kegiatan Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 dengan menyelenggarakan rangkaian acara menuju World Culture Forum (WCF) II tahun 2016.

Dengan diselenggarakannya Peringatan KAA ke-60 di Jakarta, Ditjen Kebudayaan Kemendikbud menyelenggarakan beberapa program di Jakarta dan Bandung dalam bentuk Kegiatan Pendukungan Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60 menuju WCF II tahun 2016.

Untuk Jakarta, kegiatan Pameran yang juga merupakan side event dari Peringatan KAA ke-60 ini dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada 19-23 April 2015. Konten pameran berisi informasi tentang latar belakang penyelenggaraan WCF, penjelasan KAA sebagai forum diskusi budaya pertama di dunia, serta dokumentasi audio visual kegiatan WCF 2013 di Bali.

Sedangkan kegiatan pendukung yang diselenggarakan di Bandung dilaksanakan di Gedung Indonesia Menggugat, pada 18-24 April 2015, yang terbagi dalam beberapa rangkaian acara seperti: Pameran; Orasi Budaya yang disampaikan Mendikbud; Forum Diskusi Terarah tentang World Culture Forum; Pemutaran Film Dokumentasi KAA; Repertoar Asia Afrika; dan Pembacaan buku The Bandung Connection Karya Roeslan Abdoelgani.

Kegiatan pendukungan Peringatan KAA ke-60 menuju WCF II tahun 2016 diharapkan dapat menjadi media informasi tentang keterkaitan antara pelaksanaan KAA dengan WCF, di mana disebutkan pula sebagai bagian forum diskusi budaya dunia dan bukan hanya forum diplomasi politik semata. Dengan kegiatan pendukungan ini juga diharapkan WCF dapat dijadikan sebagai forum dunia yang meneruskan amanah KAA dalam Dasa Sila Bandung, khususnya penekanan dalam isu kebudayaan dunia.

Kegiatan pendukungan juga dimaksudkan untuk memperkenalkan kegiatan WCF kepada delegasi internasional yang hadir pada acara Peringatan KAA ke-60 di Jakarta yang sekaligus menyosialisasikan penyelenggaraan kegiatanWCF tahun 2016, serta membangun dukungan dari pemangku kepentingan utama (stakeholders) kebudayaan Indonesia untuk kesuksesan penyelenggaraan World Culture Forum II di Bali pada tahun 2016. Kehadiran delegasi jug diharapkan dapat memberi masukan penting dari arus utama dasar pemikiran untuk pembahasan topik-topik yang berhubungan dengan harmonisasi, perdamaian dan kebudayaan dunia. (*)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama