» » Lurah Se Kota Bandung Ikuti Talents Mapping

BANDUNG -  Seluruh lurah di lingkungan pemerintahan kota Bandung mengikuti uji kompetensi (talents Mapping), di Ruang Serbaguna, balai kota Bandung, Rabu (29/4/2015). Ke 151 pejabat struktural eselon III dan IV tersebut terbagi kepada dua gelombang uji kompetensi, masing-masing dilaksanakan pada 29 dan 30 April 2015, dan dibuka secara resmi oleh wakil wali kota Bandung Oded M Danial.

Wakil wali kota Bandung dalam sambutannya mengatakan dengan adanya kegiatan tersebut, nantinya akan ada peta potensi dari sumber daya manusia (SDM) yang ada dan bisa menggali lebih jauh potensi SDM yang terpendam. "membahas tentang talent maping artinya bagaimana caranya kita menggali potensi SDM dari walikota hingga ke tingkat lurah," Ujar Oded.

Selain itu juga diharapkan seluruh SDM birokrat yang berada di kota Bandung bisa dipetakan dan dievaluasi, sehingga SDM ditempatkan secara tepat yang tujuannya untuk pelayanan publik yang maksimal.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah kota Bandung, Evi S. Shaleha dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai pelaksanaan amanat undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan dasar pelaksanaan "sistem merit" dalam manajemen ASN.

Selanjutnya, pemerintah kota Bandung melalui badan kepegawaian daerah melakukan pemetaan kompetensi SDM aparatur pemerintah kota Bandung.
"kegiatan ini merupakan upaya untuk mendukung competency based human resources management untuk meningkatkan kinerja kota Bandung," Ujarnya.

Ia menambahkan maksud diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memetakan kompetensi sumber daya manusia yang ada di pemerintah kota Bandung dengan metode "talents mapping", yang outputnya menjadi kebijakan dalam rekrutmen, konseling, penempatan jabatan, baik itu promosi, rotasi dan mutasi, pembentukan kelompok kerja, pengembangan dan pelatihan, dan career planning  dan performance management.

Uji kompetensi tersebut meliputi 4 assessments, yaitu pertama assesment talents mapping yang bertujuan menggali sifat produktif atau bakat seseorang, kedua, assesment personal strength statement, yakni untuk menggali pengakuan atas kegiatan produktif, ketiga, assessment employee engagement, dan assesment job activity, yang informasinya digunakan untuk melihat keselarasan tupoksi dengan jabatan yang diemban.

Evi menyampaikan bahwa kegiatan talents maping tersebut merupakan lanjutan dari pelaksanaan talents maping di 2014 lalu, yang telah dilaksanakan untuk seluruh pejabat eselon III sampai dengan eselon Iva yang bertugas di SKPD.

"Untuk yang 2015 sekarang ini ada perbedaan dengan tahun 2014, kegiatan talents maping kali ini ditambah dengan kegiatan feedback, hasil talents mapping tersebut nantinya disampaikan kepada peserta dan disampaikan juga cara membacanya," Imbuhnya. (cev)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama