» » » BNN Kota Kediri Gelar Lomba Cerita Tema Anti Narkoba

KEDIRI - Bahaya penyalahgunaan narkoba memang perlu diwaspadai sejak dini. Termasuk peredarannya di kalangan anak-anak. Sedangkan, anak-anak di usai dini belum tentu bisa langsung memahami metode pembelajaran layaknya remaja. Oleh karenanya, Badan Narkotika Nasional Kota Kediri memilih metode pendekatan kepada anak-anak melalui sebuah pertunjukan teater boneka (T-Bone). Diharapkan, dengan menyimak cerita melalui media boneka, anak-anak bisa lebih cepat menyerap pesan-pesan yang disampaikan sehingga paham dan mengerti tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

BNN kemudian mengadakan lomba guru bercerita P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba). Final sendiri dilaksanakan di ruang Joyoboyo gedung Balai Kota Kediri, Rabu (6/5) pagi. Kepala BNN Kota Kediri AKBP Lilik Dewi Indarwati, AmK, SH, MM melalui sambutannya  menyampaikan kami sengaja menggandeng guru-guru lingkungan Anak Usia Dini Tingkat TK dan Kelompok Bermain untuk ikut memberikan pemahaman kepada para siswanya agar tidak mudah terjerumus ke dalam jurang narkoba serta imun dari tindak penyalahgunaan narkoba.

Sebanyak 10 Finalis yang terdiri dari 5 guru Tk dan 5 Guru Kelompok Bermain, kemarin kembali menunjukkan kebolehannya bercerita dengan media boneka kepada anak-anak. Temanya hampir sama, yakni untuk memberikan pengajaran kepada anak-anak tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNN Kota Kediri, AKBP Lilik Dewi Indarwati mengatakan, BNN Kota Kediri harus mampu mencegah penyalahgunaan narkoba mulai dari usia dini. Karen a para Bandar narkoba terus merusak generasi muda tanpa melihat status apakah anak kecil, remaja maupun dewasa. Pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai sejak usia dini karena peredaran narkoba tidak mengenal generasi. Apakah itu anak muda, remaja, ataupun orang dewasa, "ujarnya.

Para Guru TK dan Kelompok bermain diharapkan bisa memberikan pengajaran tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dengan cara yang santai dan menyenangkan. Sehingga anak bisa dengan mudah mencerna dan memahami apa pesan yang disampaikan oleh guru.

Cerita dan cara penyajian dari masing-masing finalis berbeda-beda. Ada yang menggunakan boneka, ada juga yang menggunakan wayang serta media-media lainnya. Mereka berharap agar  anak-anak usia dini bisa dengan cermat menghindari narkoba. Terutama adalah yang dikhawatirkan yakni narkoba yang disisipkan ke dalam makanan dan minuman kegemaran mereka. Kegiatan berlangsung meriah dan mendapat apresiasi dari seluruh lapisan masyarakat, serta dihadiri oleh sejumlah unsur terkait meliputi Ketua TP PKK, Ketua GOP TKI, Kepala Kemenag, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Kepala UPTD se-Kota Kediri dan Walikota Kediri. (al/hms)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama