» » » Kerusakan Pipa Produksi Akibat Gerakan Tanah

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12181.jpg
BANDUNG - Korban longsor di wilayah perkebunan PTPN VIII di Dusun Cibitung (Gunung Bedil) Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, yang terjadi pada pukul 14.30 WIB, hingga saat ini masih dalam pencarian.

Presiden Direktur Star Energy Geothermal, Rudy Suparman mengatakan, bencana tanah longsor ini menimpa pipa saluran geothermal milik Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd. yang mengakibatkan terjadinya kerusakan dan terputusnya pipa produksi perusahaan.

"Saat tanah longsor terjadi, pipa seperti digunting dan langsung mengeluarkan material uap panas dalam jumlah besar, sehingga terdengar seperti bunyi ledakan. Tekanan begitu tinggi," kata Rudy, Rabu (06/05).

Menurut Rudy, uap pada pipa yang terputus tersebut mengakibatkan ledakan sehingga power plant Star Energy, saat ini dalam keadaan berhenti  beroperasi.

“Akibat tanah longsor ini selain terjadi ledakan juga mengakibatkan kerugian materiil pada perumahan penduduk dan mengakibatkan korban jiwa dan beberapa orang luka-luka,” ucapnya.

Rudy mengaku, Star Energy secara aktif sudah melakukan berbagai upaya pertolongan pertama bagi para penduduk lokal atas kejadian ini, dengan memberikan bantuan tempat berkumpul dan penanganan medis di lokasi.

“Saat ini, tim yang terdiri dari Pemda Kabupaten Bandung, instansi-instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Danramil & Kapolsek bersama dengan  tim Star Energy terus mencari korban serta melakukan kordinasi usaha-usaha penanggulangan pasca bencana tanah longsor tersebut,” tuturnya. (Cev/Jbr)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama