» » MTsN 2 Satu-satunya MTsN di Kediri yang Siap Gelar UN CBT

KEDIRI - Ujian Nasional (UN) Tahun 2015 yang dilaksanakan olehPUSPENDIK-KEMDIKBUDberbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini UN menggunakan dua metode yaitu Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT).

585 Sekolah /madrasah  mengikuti UNCBT dengan rincian 511 SMK/SMA, 5 Madrasah Aliyah (MA), 41SMPdan 1 MTs. Ujian Nasional untuk SMP/MTs akan dilaksanakan serempak pada tanggal 4-7 Mei 2015 baik yang UNPBTmaupun yangCBT.

MTs Negeri 2 Kota Kediri Jawa Timur menjadi satu-satunya Madrasah Tsanawiyah yang melaksanakan UNCBT. Ketika dikonfirmasi tentang kesiapan MTsN 2 kota Kediri dalam UNCBT,  Kepala MTsN 2 Kediri, Drs. Nursalim menyatakan kesiapannya.

"Siswa kami siap UNCBT karena mereka sudah terbiasa jujur dalam mengikuti ulangan termasuk UN setiap tahun. Insfrastruktur bisa kami upayakan, tim pengelola IT kami juga siap. Jadi Insya Allah kami siap untuk melaksanakan UNCBT," terangnya, Kamis (30/04).

Menurut Nursalim, sejumlah persiapan telah dilakukan pihak madrasah, mulai penyiapan kemampuan dan mental siswa, kepanitian, maupun insfrastruktur. Khusus infrastrukstur, madrasah harus memiliki komputer PC sebanyak 1/3 jumlah siswa ditambah komputer cadangan. Tahun ini peserta UN MTsN II Kediri berjumlah 385 siswa sehingga madrasah harus menyiapkan minimal 140 unit komputer dan 5 buah server.

Ditambahkan Nursalim, pelaksanaan UNCBTdibagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.30-09.30WIB, kedua pukul 10.30-12.30WIB, dan sesi ketiga dimulai pukul 14.00-16.00WIB. Kesiapan tersebut telah dimonitoring dan diverifikasi oleh Tim dariPUSTEKOM-KEMDIKBUD,DIKBUDJATIM,PENMADKemenag Propinsi Jawa Timur, dan PENMAD Kemenag Kota Kediri. Rata-rata mereka memberikan apresiasi positif atas kesiapan MTsN 2 Kediri dalam mengikuti UNCBT.

Sedangkan untuk membiasakan siswa mengikuti ujian berbasis komputer, lanjut Nursalim, pihak panitia di madrasah telah melaksanakan serangkaian tryout/gladi bersih UNCBT, baik offline maupun online. Try out
offline dilaksanakan secara mandiri oleh madrasah, sedangkan try out  online dikendalikan oleh PUSTEKOM-KEMDIKBUDJakarta.

Pada gladi bersih online, proktor mengaktifkan server pusat, kemudian siswa login  dengan memasukkan user name dan password yang telah diberikan oleh pengawas, kemudian peserta mendapatkan token secara online dari proktor.

Setelah mendapatkan token, siswa bisa memulai mengerjakan soal sesuai dengan jatah waktu yang ditentukan. Jika sudah selesai mengerjakan, siswa dapat mengklik selesai dan log out untuk  memastikan bahwa hasil kerjanya sudah masuk di server pusat. Selanjutnya proktor akan meng-uploude hasil kerja siswa ke PUSPENDIKKEMDIKBUD.

Dalam pelaksanaannya, 385 peserta UNCBTMTsN 2 Kota Kediri ini nantinya akan dibagi tiga kelompok,  masing-masing 129, 129, dan 127. Masing-masing kelompok  akan mendapatkan jadwal/sesi UNCBTsecara
bergantian dan tidak monoton. Setiap kelompok dibagi menjadi empat ruang berdasarkan server. Satu server bisa melayani 30-40 client. Dalam satu ruang atau server di diawasi oleh seorang  pengawas dari sekolah SR lain, seorang proktor dan seorang teknisi.

Bagi MTsN 2 Kota Kediri, kata Nursalim, UNCBTini untuk menunjukkan ke publik bahwa madrasah "siap" serta menjadi wujud komitmen membangun madrasah yang lebih baik dan berkualitas. Semoga sukses. (al/hms)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama