» » BNK Test Urine Ridwan Kamil, Ini Hasilnya

Ridwan Kamil dan BNK Bandung Lakukan Tes Urine
di kantor Satpol PP Bandung

BANDUNG - Walikota Bandung Ridwan Kamil bersama petugas Badan Narkotika Kota (BNK) Bandung melakukan sidak di Kantor Satpol PP Bandung yang berlokasi di Jalan Martanegara, Rabu (29/7).

Ridwan Kamil dan BNK Bandung melakukan tes urine kepada aparat penegak tersebut untuk mengetahui ada atau tidaknya penggunaan narkoba dan lainnya dikalangan Satpol PP.

Ternyata bukan hanya anggota satpol PP saja yang melakukan tes tersebut, Wali Kota Bandung juga ikut ambil bagian dalam test tersebut.

Setelah menyerahkan urinenya kepada petugas, dan langsung di test untuk mengetahui ada tidaknya kandungan narkoba dalam urinenya. Wali Kota Bandung tidak perlu menunggu lama, hanya 5 menit hasilnya sudah diketahui.

"Bisa disaksikan sendiri kan hasilnya negatif," ujar Ridwan Kamil sambil tersenyum setelah melihat hasil test urinenya.

Setelah melihat proses test urine dan mengikuti sendiri Wali Kota Bandung mengatakan, ia dan BNK Bandung akan melakukan tes urine kepada sejumlah 385 anggota Satpol PP. Dipilihnya satuan tersebut, dikarenakan Satpol PP adalah satuan yang banyak bergerak di lapangan dan rawan untuk mungkin mendapatkan pengaruh narkoba.
"Kita pilih satuan-satuan yang banyak bergerak di lapangan, karena mungkin ada pengaruh dari kondisi lapangan itu,"ujarnya.

Emil menegaskan program ini merupakan kerja sama jangka panjang dengan BNK Bandung. Untuk tahun ini ia akan melakukan tiga atau empat kali sidak ditempat yang berbeda dan program tersebut menurutnya akan dirutinkan tahun depan.

Jika pada tes urine tersebut, ada ketahuan anggota Satpol PP yang hasilnya positif, maka menurut Emil ia akan memprosesnya sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku.
"Nanti kita akan ada pertimbangkan dari BKD apakah ada peraturan kepegawaian yang berdampak pada proses hukum itu,"ungkapnya.

Ditempat yang sama Kepala BNK Bandung AKBP Yeni Siti Saodah menuturkan jika program ini adalah implementasi dari rencana yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi yaitu dengan program rehabilitasi gratis.

"Program ini akan dimulai dengan aparat pemerintah, harus kita lakukan pemeriksaan tes urine,"tuturnya.

Ia juga berharap dari hasil pemeriksaan tes urine di Satpol PP ini hasilnya semua negatif, namun seandainya ada yang terindikasi, kita akan sampaikan ke Ridwan Kamil.

"Seandainya ada yang menggunakan, tentu dapat dilihat dari cara bekerjanya seperti sering bolos, sering menyendiri dan tidak akan sesuai dengan harapan dari  pimpinan," ujarnya. (cep/zho/al)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama