» » Workshop On Agritourism Business Development

BANDUNG - Walikota Bandung Ridwan Kamil memberikan pidato selamat datang kepada peserta Workshop on Agritourism Business Developmet di Hotel Clarity, Jalan Cihampelas, Senin (3/7). Acara tersebut digagas oleh Kementrian Pertanian, Kementrian Tenaga kerja dan Transmigrasi serta Asian Productivity Organization (APO).
           
Dalam acara tersebut turut hadir juga Joselito C. Bernardo, Director, Agriculture Department Asian Productivity Organization (APO), Tokyo, Yasid Taufik, Sekretaris Ditjen PPHP Kementan dan Estiarti dari  Estiarti dari Direktur Bina Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan.
           
Ridwan Kamil mengatakan cukup senang dipilihnya Bandung sebagai tuan rumah penyelenggaraan workshop ini. Menurutnya, kegiatan ini dapat mempromosikan Bandung sebagai kota agro wisata.

"Ini bisa jadi promosi di Bandung dan sekitarnya sebagai kota wisata, kita memiliki wisata pertanian yang sangat kuat,"ujarnya.

Pria yang kerap disapa Emil ini juga mengatakan agro wisata di Bandung dapat dilakukan dengan menyenangkan salah satunya bisa memetik buah strawberry dan bunga. Karena di daerah kawasan Bandung Barat terdapat sarana wisata yang seperti itu.

Emil juga menambahkan jika workshop ini diharapkan dapat memberi nilai ilmu tambahn kepada pemilik-pemilik kebun serta jasa pengalaman untuk ikut bercocok tanam tani.

Untuk menjalankan konsep agro wisata dan agri kultur juga, Emil menyatakan jika Bandung sudah memiliki program yang mendukung program tersebut. Salah satu  programnya adalah One Day No Rice yang dilaksanakan setiap hari Senin dan Urban Farming di Bandung.

"Di Bandung ada One Day No Rice dan Urban Farming. Kombinasi itu memperkuat agro wisata pertanian di kota ini,"ungkapnya.

Workshop sendiri akan berlangsung dari tanggal 3-7 Agustus 2015.  Isu yang dibahas dalam kegiatan tersebut menyoroti tentang konsep, prinsip dan peluang perkembangan agro wisata di beberapa negara Asia. Selain itu juga akan ada presentasi model agro wisata yang telah dilakukan oleh negara seperti Jepang, Taiwan, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam. (cep/zho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama