» »Unlabelled » 2 Rabi Tewas dalam Aksi Perlawanan di Al Quds

ALQUDS – Dua orang rabi Yahudi, salah satunya seorang tentara Zionis, tewas dan tiga lainnya terluka dalam aksi penikaman dan penembakan yang dilakukan seorang pemuda Palestina pada Sabtu (3/10) malam di Kota Tua di al Quds. Sebelum akhirnya pelaku ditembak dan kemudian gugur karena kehabisan darah.

Seperti dikutip dalam situs reuter.net berbahasa Ibrani, kedua orang yang tewas dalam aksi di al Quds adalah dua orang rabi. Yang pertama adalah seorang tentara bernama Aharon Benita berusia 24 tahun, tinggal di permukiman Yahudi Bitar Elite di al Quds. Yang kedua adalah seorang rabi senior dari kelompok radikal ekstrim Zionis di al Quds "Ateret Cohanim" bernama Nahamih Levi berusia 41 tahun.

Sebelumnya jurubicara kepolisian Zionis mengatakan bahwa pelaku aksi pertama-tama menikam salah seorang pemukim Yahudi dan berhasil merampas senjatanya kemudian menembak sekelompok pemukim Yahudi dari dekat pintu Asbat di Kota Tua sehingga melukai 4 orang lainnya.

Surat kabar Zionis Yedeot Aharonot di halaman situs internetnya menyebutkan, seorang pemukim Yahudi tewas setelah tiba di rumah sakit. Yang kedua adalah seorang wanita berusia 22 tahun juga dalam keadaan parah. Demikian juga korban yang yang ketiga, yang kemudian dinyatakan tewas akibat luka yang dialaminya sangat serius.

Polisi Zionis mengatakan bahwa pelaku aksi adalah Muhannad Syafiq Halabi berusia 19 tahun dari Ramallah. Sebelumnya media Zionis mengatakan bahwa seorang pemuda menyerang 4 pemukim Yahudi dan melukai mereka di kampung Elwad di Kota Tua al Quds, sebelum kemudian pelaku ditembak dan dipastikan gugur oleh pihak medis Palestina.

Saluran TV10 Zionis mengatakan, pelaku aksi berhasil merampas pistol salah seorang pemukim Yahudi setelah melakukan penikaman dan menembak ke sekelompok orang Yahudi yang ada.

Para saksi mata mengatakan, pasukan penjajah Zionis melakukan serangan luas terhadap warga al Quds dan menghancurkan sejumlah toko warga Palestina di daerah tersebut. Pasukan Zionis mengerahkan pasukan dalam jumlah besar ke lokasi dan menutup jalan. Demikian dilaporkan Pusat Informasi Palestina dikutip publikaNews.com. (asw/ali)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama