» » Pemkot Bandung Serius Wujudkan Bandung sebagai Kota Pendidikan Inklusif

BANDUNG - Mulai tahun ini, seluruh sekolah di Kota Bandung tidak boleh tidak, harus membuka akses pendidikan kepada seluruh anak tanpa terkecuali. Hal itu guna mewujudkan Bandung sebagai Kota Pendidikan Inklusif.

Hal tersebut diungkapkan Walikota Bandung Ridwan Kamil saat mendeklarasikan Bandung Kota Pendidikan Inklusif di Aula sekolah Santo Aloysius, Jalan Batunggal Indah II no 30, Komplek Batu Nunggal Bandung, Senin (26/10/2015).

Ridwan menuturkan saat ini Kota Bandung telah memiliki 16 sekolah dasar, 9 SMP dan 6 SMA/SMK Inklusif.

"Hari ini baru punya 16 sekolah inklusif SD 9 SMP 6 SMA/SMK dalam tiga tahun dimulai dari tahun ini sudah saya wajibkan semua sekolah di Bandung mulai hari ini tidak boleh tidak harus menerima siapa pun khususnya mereka yang berkebutuhan khsusus," tutur Ridwan.

Ridwan menjelaskan jika sekolah-sekolah masih kebingungan mengenai hal teknis, nantinya akan dirujuk ke sekolah yang sudah ditetapkan sebagai sekolah inklusif. Hal itu untuk menjadikan Kota Bandung sebagai kota percontohan di Indonesia, dimana 100 persen sekolah di Kota Bandung merupakan sekolah Inklusif.

Lebih lanjut Ridwan menambahkan, khususnya di Kota Bandung diharapkan tidak ada diskriminasi pendidikan.

"Karena pada dasarnya orang-orang yang lahir ke dunia ini berbeda dan memiliki keunikan, jangan sampai keunikan dan perbedaan yang tidak standar didiskriminasi oleh pendidikan yang tidak memungkinkan. sehingga tidak ada lagi anak yang tidak sekolah di Kota Bandung. termasuk anak-anak jalanan dan anak anak yang terserabut secara ekonomi," imbuhnya.

Ridwan mengatakan nanti melalui Dinas Pendidikan Kota Bandung akan segera dirumuskan peraturan terkait, sehingga ketika ada sekolah-sekolah yang tidak mau menerima dengan alasan yang tidak jelas akan diberi ketegasan. (cep/zho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama