» » Hj. Agustina Piryanti Himbau Seluruh Siswa SMP untuk Melaksanakan Ujian Sekolah dengan Jujur

BANDUNGWEBS.COM - Mulai Senin, 11 April 2016 sampai dengan Sabtu, 16 April 2016, sebanyak 19.759 siswa SMP di Kabupaten Bandung Barat mengikuti Ujian Sekolah. Mereka berasal dari 161 sekolah penyelenggara Ujian Sekolah yang ada di Kabupaten Bandung Barat. Terkait dengan pelaksanaannya, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Hj. Agustina Piryanti menghimbau agar seluruh peserta US melaksanakannya dengan seksama dengan dilandasi kejujuran.

“Saya mengharapkan seluruh siswa peserta Ujian Sekolah dapat melaksanakan kegiatan dengan seksama dengan dilandasi kejujuran, sehingga hasilnya dapat memuaskan semua pihak” tutur Hj. Agustina Piryanti ketika dimintai pendapatnya tentang pelaksanaan Ujian Sekolah jenjang SMP di Kabupaten Bandung Barat.

Selanjutnya disampaikan pula, bahwa Ujian Sekolah merupakan salah satu indikator yang akan menentukan lulus atau tidaknya siswa dari jenjang pendidikan SMP. Karena itu, seluruh siswa harus benar-benar melaksanakannya dengan baik, sehingga nilai yang diperoleh dari Ujian Sekolah ini dapat mencapai atau melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditentukan oleh sekolah masing-masing. Indikator kelulusan, selain lulus Ujian Sekolah adalah siswa telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran serta memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik. Ketiga indikator tersebut yang akan menentukan kelulusan siswa.

Sedangkan terkait dengan Ujian Nasional, Hj. Agustina Piryanti mengungkapkan bahwa sejak tahun 2015, Ujian Nasional bukanlah bagian dari indikator kelulusan siswa. Ujian Nasional hanyalah prasyarat yang wajib diikuti oleh siswa sebelum dinyatakan lulus dari satuan pendidikan. Dengan demikian, perolehan nilai pada pelaksanaan Ujian Nasional bukanlah bagian dari syarat kelulusan.

“Walau demikian, saya mengharapkan agar seluruh siswa menyiapkan fisik dan mental pula untuk mengikuti Ujian Nasional yang akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 9 s.d. 12 Mei 2016, sehingga nilai yang diperoleh pada Ujian Nasional akan dapat dijadikan bekal untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.” Demikian pesan disampaikan Hj. Agustina Piryanti.

Pada pelaksanaan Ujian Sekolah di Kabupaten Bandung Barat ini terdapat tiga jenis soal, berdasarkan kurikulum yang digunakan, yaitu soal berdasarkan Kurikulum 2006, soal berdasarkan Kurikulum 2013, serta soal berdasarkan kurikulum kerjasama. Soal berdasarkan Kurikulum 2006 digunakan oleh hampir seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Bandung Barat. Soal berdasarkan Kurikulum 2013 hanya digunakan oleh 5 sekolah pelaksana Kurikulum 2013, yaitu SMPN 1 Lembang, SMPN 1 Padalarang, SMPN 2 Padalarang, SMPN 1 Cikalongwetan, serta SMP Al Azhar Syifa Budi Parahyangan. Sedangkan soal berdasarkan kurikulum kerjasama digunakan oleh Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK), yaitu SMP Cahaya Bangsa Classical School, SMP Mutiara Nusantara Parapongpong, dan SMP Bandung Alians Intercultural School. Kurikulum yang digunakan oleh SPK berasal dari Cambridge International Examination dan The international Baccalaureate.

Kepala Seksi Pendidik & Tenaga Kependidikan SMP, M. Ma’mun Hidayat yang merupakan Panitia UN dan US tingkat Kabupaten Bandung Barat mengemukakan bahwa selama enam hari ke depan, sebagian besar siswa di Kabupaten Bandung Barat akan mengikuti Ujian Sekolah untuk mata pelajaran Pendidikan Agama, PKn, IPS, Bahasa Indonesia, IPA, Matematika, Bahasa Inggris, Kesenian/Seni Budaya, Penjasorkes, TIK/Keterampilan, Bahasa Sunda, serta muatan lokal pilihan sekolah. Seluruh soal dari dari kedua belas mata pelajaran tersebut sudah dibuat oleh guru yang tergabung dalam MGMP Kabupaten Bandung Barat. “Soal untuk pelaksanaan Ujian Sekolah sudah sejak jauh-jauh hari sebelumnya disusun oleh para guru yang tergabung dalam MGMP.” Ungkap M. Ma’mun Hidayat memberi penjelasan terkait dengan penyusunan dan perakitan soal yang diberikan pada spelaksanaan Ujian Sekolah. (nn)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama