» » Sembilan Siswa Kabupaten Bandung Barat Ikuti OSN Tingkat Jawa Barat

Mereka akan bersaing dengan siswa dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Untuk mata pelajaran IPA akan diwakili oleh  Syahidah Asma Amani A. dari  SMP IT Nurul Fikri, Helmia Wulandari dari SMP Sumur Bandung. Untuk mata pelajaran IPS akan diwakili oleh Dinda Qurota Aini dari SMPN 1 Lembang, Dina Juliani dari SMPN 4 Lembang, Deni Sidik - SMPN 3 Lembang, Rishad Muh. Fatah - SMP IT Nurul Fikri, dan Putri Chanifah - SMPN 2 Ngamprah. Sedangkan, untuk mata pelajaran Matematika akan diwakili oleh Reindra Bactiar Antoni - SMPN 1 Padalarang, Rahmat Iqbal - SMP Al Azhar Syifa BP.

BANDUNGWEBS.COM - Sebanyak sembilan siswa SMP wakili Kabupaten Bandung Barat pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2016. Mereka akan berkompetisi dengan perwakilan dari kabupaten/kota lainnya pada tanggal 7 s.d. 9 April 2016 di Lembang, Kab. Bandung Barat. Terpilihnya kesembilan siswa tersebut setelah mengikuti proses seleksi OSN tingkat Kabupaten Bandung Barat yang dilaksanakan pada hari Sabtu (5/3) di SMP Negeri 1 Batujajar.

Mereka adalah siswa yang berhak untuk mengikuti OSN tingkat Provinsi Jawa Barat setelah melalui proses seleksi yang dilakukan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Kesembilan siswa tersebut akan mengikuti OSN pada tiga mata pelajaran, yaitu: IPA, Matematika, dan IPS. Pelaksanaan OSN tingkat Provinsi Jawa Barat ini merupakan upaya untuk menyeleksi siswa yang akan diperlombakan pada OSN tingkat nasional. Menurut agenda Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, OSN tingkat nasional akan dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan.

Mereka akan bersaing dengan siswa dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Untuk mata pelajaran IPA akan diwakili oleh  Syahidah Asma Amani A. dari  SMP IT Nurul Fikri, Helmia Wulandari dari SMP Sumur Bandung. Untuk mata pelajaran IPS akan diwakili oleh Dinda Qurota Aini dari SMPN 1 Lembang, Dina Juliani dari SMPN 4 Lembang, Deni Sidik - SMPN 3 Lembang, Rishad Muh. Fatah - SMP IT Nurul Fikri, dan Putri Chanifah - SMPN 2 Ngamprah. Sedangkan, untuk mata pelajaran Matematika akan diwakili oleh Reindra Bactiar Antoni - SMPN 1 Padalarang, Rahmat Iqbal - SMP Al Azhar Syifa BP.

Menanggapi kesembilan siswa yang akan mengikuti OSN tingkat Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Hj. Agustina Piryanti mengungkapkan rasa bangga dan harapan besarnya. Dari kesembilan siswa tersebut, mudah-mudahan bisa berprestasi, sehingga dapat mewakili  Provinsi Jawa Barat pada OSN tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Palembang. Bahkan, bila memungkinkan ada siswa dari Kabupaten Bandung Barat yang dapat mewakili Indonesia pada lomba tingkat internasional.

“Sampai saat ini belum ada siswa kita yang bisa berbicara pada lomba OSN tingkat internasional. Saya harapkan dari kesembilan siswa tersebut ada yang bisa masuk dan mengikuti IJSO, IMC, atau NGWC,” demikian, harapan Hj. Agustina Piryanti.

OSN adalah kegiatan lomba berjenjang, mulai tingkat sekolah, kabupaten, provinsi, nasional, hingga tingkat internasional. Pada tingkat internasional lomba dikemas dengan nama International Junior Science Olympiad (IJSO), International Mathematics Competition (IMC), dan National Geography World Championship (NGWC). Kegiatan ini merupakan lomba kesiswaan yang mengarah untuk mengeksplorasi kompetensi pada bidang akademik. Siswa yang memiliki kompetensi tinggi dan berhak mewakili Indonesia akan diikutsertakan pada beberapa lomba tingkat nasional, yaitu International Junior Science Olympiad (IJSO) untuk siswa yang memiliki kompetensi pada mata pelajaran IPA,  International Mathematics Competition (IMC) untuk siswa yang memiliki kompetensi pada mata pelajaran Matematika, dan National Geography World Championship NGWC) untuk siswa yang memiliki kompetensi pada mata pelajaran IPS.

M. Ma’mun Hidayat, Kepala Seksi Pendidik & Tenaga Kependidikan SMP yang menjadi koordinator kegiatan mengungkapkan bahwa sampai saat ini Kabupaten Bandung Barat baru bias berprestasi pada tingkat nasional. Beberapa siswa dari Kabupaten Bandung Barat baru bisa mewakili Provinsi Jawa Barat pada ajang tingkat nasional, tetapi belum bisa mempersembahkan medali.

Karena itu, jauh-jauh hari sebelumnya, berbagai langkah telah disiapkan pihaknya. Langkah yang dilakukan adalah sosialisasi tentang karakter soal yang dijadikan soal pada pada pelaksanaan OSN. Sosialisasi diberikan oleh para guru yang kompeten terhadap para wakil kepala bidang kesiswaan. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi bahan bagi para wakil kepala bidang kesiswaan untuk didiseminasikan langsung kepada para siswa atau melalui guru terkait. Selain itu, Disdikpora telah menyebarkan informasi perihal kisi-kisi soal dan ketentuan teknis lainnya yang akan menjadi bahan pada OSN.

“Langkah-langkah tersebut merupakan strategi yang kami terapkan dengan harapan ada peningkatan kualitas dan kuantitas dalam pelaksanaan OSN tahun ini,” tutur M. Ma’mun Hidayat mengakhiri penjelasannya. (bWEBS/NN)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama