» » E-SATRIA (Self Assessment Tax Reporting Application) Diluncurkan Pemkot Bandung

BANDUNGWEBS.COM - Pemerintah Kota Bandung memberikan apresiasi kepada para wajib pajak yang telah membayar kewajibannya secara tepat waktu dan tepat jumlah dalam acara Anugerah Pajak Daerah Kota Bandung yang dilaksanakan di Hotel Horison Bandung, Selasa (13/12/2016).

Acara tersebut dihadiri oleh para wajib pajak, camat dan lurah terbaik dala.  Perolehan Pajak Bumi dan Bangunan, serta mitra daerah dalam pemungutan pajak Kota Bandung.

Dibuka oleh penampilan grup band asal Bandung, Mat Bitel, malam penghargaan ini  memberikan anugerah kepada para wajib pajak yang terbagi ke dalam 2 grup, yakni swasta dan pemerintahan. Di sektor swasta, terdapat 16 kategori penghargaan, sementara di sektor pemerintahan ada 4 kategori anugerah.

Keenambelas kategori tersebut adalah kategori Wajib Pajak Terbaik Hotel Bintang Lima yang dimenangkan oleh Hotel Hilton, kategori Wajib Pajak Terbaik Hotel Bintang Empat yang dimenangkan oleh Hotel Padma, kategori Wajib Pajak Terbaik Hotel Bintang Tiga yang dimenangkan oleh Ibis Hotel Trans Studio, kategori Wajib Pajak Terbaik Hotel Bintang Dua yang dimenangkan oleh Hotel Patra Jasa, kategori Wajib Pajak Terbaik Hotel Bintang Satu yang dimenangkan oleh Hotel Anggrek Gandasari, dan kategori Wajib Pajak Terbaik Hotel Non-Bintang yang dimenangkan oleh Hotel Amaris Cihampelas.

Ada pula penghargaan kategori Wajib Pajak Terbaik Restoran yang dimenangkan oleh Mc Donald's Dago, kategori Wajib Pajak Terbaik Hiburan Karoke, Pub, Diskotik, Klub Malam dan sejenisnya yang dimenangkan oleh Venetian, kategori Wajib Pajak Terbaik Hiburan Bioskop yang dimenangkan oleh Blitz Megaplex Paris van Java, kategori Wajib Pajak Terbaik Hiburan Spa, Refleksi, dan Panti Pijat yang dimenangkan oleh Venetian, kategori Wajib Pajak Terbaik Hiburan Permainan Anak dan Ketangkasan Billiard dimenangkan oleh Trans Studio Bandung, serta kategori Wajib Pajak Terbaik Pusat Kebugaran yang dimenangkan oleh Celebrity Fitness Paris Van Java.

Selanjutnya, ada kategori Wajib Pajak Terbaik Parkir yang dimenangkan oleh PT. Para Bandung Propertindo, Wajib Pajak Terbaik Reklame yang dimenangkan oleh Rudi Kurniawan, Wajib Pajak Terbaik Air Tanah yang dimenangkan oleh PT. Grandtex, dan Wajib Pajak Terbaik Bumi Bangunan dimenangkan oleh PT. Jasa Marga (Persero) untuk lima pintu tol.

Pada grup sektor pemerintahan, Dinas Pelayanan Pajak Kota Bandung memberikan penghargaan kepada kecamatan dan kelurahan yang tertinggi raihan Pajak Bumi dan Bangunannya. Penghargaan ini dibagi menjadi empat kategori yang masing-masing diberikan kepada 3 kecamatan dan atau kelurahan.

Kategori Kecamatan Terbaik dalam hal Realisasi Pembayaran PBB diraih oleh Kec. Astanaanyar, Kec. Bandung Wetan, dan Kec. Batununggal. Sedangkan kategori Kecamatan Terbaik dalam hal Partisipasi Masyarakat Membayar PBB diraih oleh Kec. Coblong, Kec. Antapani, dan Kec. Panyileukan.

Sementara itu, kategori Kelurahan Terbaik dalam hal Realisasi Pembayaran PBB diraih oleh Kelurahan Karasak, Kelurahan Caringin, dan Kelurahan Margasuka. Terakhir, kategori Kelurahan Terbaik dalam hal Partisipasi Masyarakat Membayar PBB diraih oleh Kelurahan Arjuna, Kelurahan Cihapit,dan Kelurahan Citarum.

Penghargaan-penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil, dengan didampingi Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto, dan Kepala Dinas Pelayanan Pajak Kota Bandung Ema Sumarna.

"Ini adalah apresiasi dari pemerintah Kota Bandung kepada mereka-mereka yang sudah membayar pajak dengan keteladannannya. Bukan masalah besarnya, tapi tepat waktunya tidak pernah menunggak, dan membantu kinerja Pemkot Bandung dengan baik," ujar Ridwan Kamil usai memberikan anugerah.

Kepala Disyanjak Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, upaya peningkatan raihan pajak selanjutnya di tahun depan, pemerintah kota akan menyebarkan tapping box agar perolehan pajak dapat dilakukan secara real-time. Hal ini bertujuan untuk mencegah manipulasi pajak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Tapping box ini sebagian merupakan bantuan dari Bank BJB dan sebagian lainnya dibeli dengan APBD.

"Kita sudah masang 375 tapping box, tapi itu belum semua. Tapping box sudah dipasang di 32 hotel, 258 restoran, 57 tempat hiburan, dan 28 tempat parkir. Lalu ada tambahan 200 tapping box dari BJB dan akan dipasang di 50 hotel, 75 restoran, 45 tempat hiburan, dan 30 tempat parkir sehingga tahun ini ada 575 tapping box terpasang," jelas Ema.

Peluncuran E-Satria

Selain pemberian Anugerah Pajak Daerah, Dinas Pelayanan Pajak (Disyanjak) Kota Bandung juga meluncurkan aplikasi digital baru yang berfungsi untuk memfasilitasi wajib pajak membayar kewajibannya tanpa perlu datang ke kantor Disyanjak. Aplikasi tersebut bernama E-SATRIA (Self Assessment Tax Reporting Application). Peluncuran dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil, Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto, serta Kepala Dinas Pelayanan Pajak Kota Bandung, Ema Sumarna.

Melalui aplikasi ini, wajib pajak akan masuk ke sebuah sistem, melakukan registrasi, dan langsung dapat membayar sendiri kewajiban pajaknya secara daring (online). Wajib Pajak juga dapat membayar langsung pajak melalui Bank BJB. Sementara itu di Kantor Disyanjak para petugas sudah siap dengan sistem pelaporan dan verifikasi yang terintegrasi.

"Elektronik Satria ini akan merubah kultur atau kebiasaan dari yang biasanya ada interaksi wajib pajak dengan para petugas, sekarang dengan teknologi tidak akan ada lagi komunikasi interaksi pertemuan antara Wajib Pajak dengan petugas," jelas Ema Sumarna.

Ridwan Kamil menerangkan bahwa sistem ini adalah bagian dari prinsip smart city Kota Bandung agar semua urusan bisa dikerjakan oleh masyarakat tanpa harus ada interaksi antara petugas dengan wajib pajak.

"Karena dengan dikerjakan di rumah, di kantor dengan e-Satria, bisa nulis sendiri (pajaknya) dan mengaplod bukti-buktinya. Ini adalah cara mengelola pelayanan publik di masa depan," jelas Wali Kota.

Ia pun menghimbau kepada warga Bandung dan para pengusaha agar melakukan kewajiban pajaknya sesuai dengan aturan. Ia menekankan bahwa pajak yang dibayarkan sangat bermanfaat untuk pembangunan kota.

"Saya ingin mengingatkan, kalau cinta Bandung, ikutilah aturan apa adanya, bayarlah pajak apa adanya.Kalau Bandung mau juara kita mulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat untuk ikut aturan apa adanya," tegasnya. (*)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama